| Bayi Amerika: Lahir Miskin, Dewasa Tetap Miskin |
| Ditulis Oleh Administrator | |
| Sabtu, 17 Juli 2010 | |
|
SEBUAH studi terbaru menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari keluarga miskin di Amerika Serikat (AS) berpeluang tetap miskin, setidaknya setengah masa kanak-kanak mereka. The Urban Institute melacak apa yang terjadi kelak pada bayi yang lahir dari keluarga miskin? Hasilnya, ditemukan 49 persen tidak mengalami perubahan nasib. Para peneliti menemukan, anak-anak tersebut menganggap lebih baik mereka miskin dari lahir daripada tidak lahir dalam kemiskinan tapi tetap menjadi anak yang putus sekolah, miskin pada akhir usia 20-an, kemudian menjadi orangtua yang masih remaja akibat perkawinan dini. Dari hasil ini, mereka menargetkan agar masyarakat yang terpinggirkan ini dapat sedikit terangkat dari kemiskinan tersebut. Melalui job training untuk para orangtua, edukasi, subsidi perawatan anak, bentuk dukungan lainnya guna membantu memberikan kehidupan ekonomi yang lebih baik bagi para keluarga miskin tersebut. Jika berdasar dari warna kulit, penelitian menemukan 40 persen anak kulit hitam dan 8 persen anak kulit putih terlahir miskin. Sebanyak 10 persen dari mereka menghabiskan setidaknya setengah masa kecil mereka dalam kemiskinan. Sebagai ilustrasi, sebuah keluarga; dua orang dewasa dan dua anak-anak dianggap miskin pada 2009 jika pendapatan kurang dari USD21.756.(okezone.com) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















